Apakah Laba INKP Drop di Q1? Bagaimana bisa Terjadi?

 

Apakah Laba INKP Drop di Q1?
Apakah Laba INKP Drop di Q1?

Apakah Laba INKP Drop di Q1?, Bagaiamana bisa Terjadi?

Dua eksekutif keuangan kertas Sinarmas Group yaitu , PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) telah melaporkan bahwa kinerja keuangan mereka saat ini telah berakhir pada 31 Maret 2021.

Sayangnya, menurut data pelaporan keuangan Bursa Efek Indonesia (BEI), keduanya sama-sama merugi dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Pada kuartal I tahun ini, INKP mencatatkan laba bersih Rp 14.000 Rp 14.000 atau setara Rp 1,94 triliun, induk perusahaan pemilik US$ 139,27 juta.

Pendapatan ini sebesar US$ 179,30 juta atau Rp. Dibandingkan dengan 2,51 triliun, turun 22,32 persen.

Produsen pasta tisu ini memiliki kekayaan bersih $801,27 juta atau Rp. 11,21 triliun saham atau US$780,47 triliun atau Rp10,92 triliun sejak kuartal pertama 2020.

Secara rinci, penjualan tersebut termasuk penjualan kertas budaya senilai $277,40 juta, naik $242,53 juta dari tahun sebelumnya.

Pulp mencapai $190,99 juta, turun 242 juta dollar AS. Sementara pendapatan dari industri kertas, tisu dan sektor lainnya meningkat dari US$295,93 juta menjadi US$332,88 juta.

Namun harga komoditas INKP naik dari $533,83 juta menjadi $553,44 juta. Alhasil, total laba INKP menjadi $247,83 juta dari sebelumnya 246,63 juta USD.

Menurut manajemen INKP, 

manajemen INKP dan mitranya belum melihat adanya ketidakstabilan material yang dapat berdampak negatif signifikan terhadap bisnis dan operasi perusahaan dan perusahaannya atau menimbulkan keraguan serius tentang perusahaan dan perusahaan. Kemampuan mereka untuk melanjutkan sebagai perhatian berikutnya.

“Perusahaan akan terus memantau perkembangan epidemi dan menilai dampaknya,” tulis pemerintah dalam laporan keuangan.

Sementara itu, Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, dalam tiga bulan pertama, pemilik induk perusahaan merugi 51,99% dibandingkan US$ 74,99 juta atau Rp 1,04 triliun pada tahun lalu US$ 156,23 juta. Atau Rp 2,18 triliun.

Tjiwi Kimia terkenal dengan produk CD dan paperlinenya.

Pendapatan bersih TKIM tercatat sebesar $266,77 juta pada kuartal I tahun ini, sedikit lebih rendah dibandingkan tahun lalu sebesar $267,30 juta.

Fakta terbarunya, penjualan itu senilai US$ 185,31 juta, turun dari sebelumnya US$ 213,32 juta.

Sementara itu, pendapatan dari industri dan sektor lainnya meningkat dari $53,98 menjadi $81,46 juta.

Harga komoditas turun dari $232,36 juta menjadi $230,79 juta. Dengan demikian, total laba Tikim menjadi $35,98 juta dari sebelumnya $34,93 juta.

Saham Tikim dari RM 8.250/saham di pasar mingguan turun 4,35% dalam satu minggu, sedangkan saham INKP turun 3,12% sebesar Rp 7.775/saham dalam koreksi 11% dalam satu minggu. pekan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.